Minggu, 16 Juni 2013

Pengambilan Keputusan dalam kondisi tidak Pasti



Ø Pengambilan keputusan dalam kondisi tidak pasti
·        Syarat –syarat nya
ü  Ada beberapa alternative tindakan fleksibel
ü  Nilai probabilitas masing – masing kejadian tidak di ketahui
ü  Memiliki nilai Pay off sebagai hasil kombinasi

·        Hal – hal yang perlu di perhatikan dalam pengambilan keputusan tidak pasti
ü  Tidak di ketahi sama sekali hal jumlah kondisi yang mungkin timbul
ü  Pengambilan keputusan tidak dapat mengambil probabilitas terjadinya kondisi
ü  Yang diketahui adalah 1 kemungkinan hasil tetapi tidak dapat di prediksi besarnya hasil
ü  Hal yang akan diujikan biasanya relative belum terjadi

·        Thenik Penyelesaian kondisi tidak pasti

ü  Maximax, sering dikatakan criteria Hurwich yaitu dipilihnya hasil – hasil terbesar dari alternative yang memberikan hasil max dalam berbagai keadaan yang maximal, masa depan yang secara optimis adalah kemungkinan yang dihadapi selalu di pandang cerah/ menguntungkan atau baik. Kriteria ini akan memilih alternative nilai keputusan tertinggi / maximum
-        Memilih kemungkinan keadaan yang terbaik
-        Memilih keputusan yang menguntungkan
-        Memilih alternative yang baik yang menghasilkan keputusan yang paling tinggi (Sesuai contoh 1)   keputusan “ Membangun Pabrik baru”

ü  Maximin, Sering dikatakan criteria Waid yaitu pesismis atau konterfatif terhadap masa depan dalam proses ini akan memandang kemungkinan hal yang terburuk, menurut criteria ini hasil yang terkecil untuk setiap alternative di bandingkan yang menghasilkan nilai max dan dari hasil minimum yang dipilih alternative yang paling besar
-        Menetukan pay off yang paling buruk
-        Memilih nilai terbesar dari dari pay off minmum
-        Keputusan berdasarkan criteria maximin (sesuai Contoh 1 ) “Sub Kontrak”

ü  Kriteria Realisme, merupakan gabungan antara maximax dan maximin yang bersifat optimis dan pesimis
Ukuran realism = α (table pay of maximum) + (1 – α(table pay of minimum))
Ukuran besaran  : α =  0 s/d 1 atau 0 % - 100%
                                     α  =  0 Pesimis    α = 1 Optimis    
            
a.        Tabel Pay off  
   
                  STATE OF NATURE
Alternatife Keputusan
Maximum
Minimum
R1
500 juta
-450 juta
R2
700 juta
-800 juta
R3
300 juta
-150 juta
                              Misalnya α = 0,6
                           b.     Menentukan realisasi setiap alternative keputusan

      Untuk R1 = (0,6 x 500jta) + (1-0,6 (-450jta) = 120 juta
Untuk R2 = (0,6 x 700 juta) + ( 1 – 0,6( -800juta) = 100 juta
Untuk R3 = (0,6 x 300 juta) + (1 -  0,6 ( - 150 juta ) = 120 juta

c.      Menetukan  keputusan didasarkan pada ukuran realisme yang maximum keputusan : memperluas pabrik

ü  Konsep Regret Minimax, menjelaskan pada sebuah pendekatan konsep Opportunity cost
a.      Menetukan Tabel Pay off  dengan cara memulangkan pay off maximal pada setiap kolom dengan pay off pada baris


                                                   STATE OF NATURE
Alternatife Keputusan
Permintaan Tinggi
Permintaan sedang
Permintaan rendah
 gagal
Memperluas pabrik
500 juta
250 juta
-250 juta
-450 juta
Membangun pabrik
700 juta
300 juta
-400 juta
- 800 juta
Sub Kontrak
300 juta
150 juta
-100 juta
- 150 juta
Dari table diatas di cari terlebih dahulu nilai terbesar terhadap baris lalu di kurangi dengan angka-angka tersebut
700 – 500 = 200 juta    300 – 250 = 50 juta     -150 – -450 = 300
700 – 700 = 0 juta        300 – 300 = 0 juta        -150 - -800 = 650
700 – 300 = 400 juta    300 – 150 = 150 juta     - 150 - -150 = 0
                    
 Membuat table Opportunity cost

                                                   STATE OF NATURE
Alternatife Keputusan
Permintaan Tinggi
Permintaan sedang
Permintaan rendah
 gagal
Memperluas pabrik
200 juta
50 juta
150 juta
300 juta
Membangun pabrik
0 juta
0 juta
300 juta
650 juta
Sub Kontrak
400 juta
150 juta
0 juta
0 juta

Mebuat table regret Minimum( Pay off Minimax), dilihat dari opportunity cost berdasarkan kolom dan yang paling maximum


                                                   STATE OF NATURE
Alternatife Keputusan
Minimax
Memperluas pabrik
300 juta
Membangun pabrik
650  juta
Sub Kontrak
400 juta
Dipilih yang paling mini 300 juta yaitu “Memperluas Pabrik”
Kesimpulanya adalah
“ memperluas pabrik dan membangun pabrik baru”

Untuk menentukan besarnya bobot probabilitas di tentukan oleh banyak nya kondisi alam, dalam kasus ini kondisi alam nya ada 4 = ¼

Menetukan hasil dengan mengalikan bobot ( probabilitas dengan masing – masing pay off

  A .  memperluas pabrik
     = ¼ ( 500 juta ) + ¼ ( 250 juta) + ¼ (-250 jta) + ¼ (-450juta) = 12,5
A.     Membangun pabrik
  = ¼ (700 juta) + ¼ (300juta) + ¼ (-400juta) + ¼ (-800juta) = - 50

KEPUTUSAN NYA ADALAH MEMPERLUAS PABRIK

                                               Intan Situmorang

Jumat, 14 Juni 2013

Proses Pengambilan Keputusan

Proses Pengambilan Keputusan

Merupakan tahap – tahap yang harus di lalui atau di gunakan untuk membuat keputusan tahap – tahap ini merupakan angka dasar sehingga setiap tahap dapat di kembangkan yang lebih khusus dan operasional

A.     Tahap – tahap Proses pengambilan ke putusan
1.      Tahap penemuan masalah
Tahap dimana masalah harus di defenisikan jelas antara masalah dan bukan masalah
2.      Tahap pemecahan masalah
Dimana masalah sudah ada / jelas dan kemudian diselesaikan
ü  Identifikasi alternative keputusan untuk menyelesaikan masalah
ü  Perhitungan terhadap faktor – faktor yang tidak di ketahui sebelumnya kondisi atau pristiwa yang terjadi dimasa yang akan datang (S1, S2, S3,,,, Sn)
ü  Membuat sarana untuk alat evaluasi / mengukur hasil biasanya berbentuk table hasil (Pay off table)
ü  Pemilihan dan penggunaan model pengambilan keputusan
3.      Mengambil keputusan
Keputusan yang diambil pada keadaan lingkungan ( kondisi yang ada)
ü  Kondisi pasti
ü  Kondisi ketidak pastian
ü  Kondisi resiko
ü  Kondisi konflik
CONTOH 1

Suatu perusahaan industry ingin membuat suatu keputusan terhadap penambahan kapasitas produksi didalam permintaan tinggi dan pengambilan keputusan di hadapkan pada 3 alternatif yaitu
1.      Memperluas pabrik yang ada
2.      Membangun pabrik yang baru
3.      Men subkontrak ke perusahan industry yang lain

Dan perusahaan ini juga dihadapkan pada kondisi di masa yang akan datang
a.      Permintaan tinggi,  b. Permintaan sedang,  c. Pemintaan rendah, d. Permintaan gagal

Sehingga dapat dihasilkan kapasitas produksi (Pay off) yang dinyatakan dalam laba yang akan di peroleh untuk 5 tahun yang akan datang


                                                   STATE OF NATURE
Alternatife Keputusan
Permintaan Tinggi
Permintaan sedang
Permintaan rendah
 gagal
Memperluas pabrik
500 juta
250 juta
-250 juta
-450 juta
Membangun pabrik
700 juta
300 juta
-400 juta
- 800 juta
Sub Kontrak
300 juta
150 juta
-100 juta
- 150 juta



Langkah –langkah pengambilan keputusan
ü  Tahap penemuan masalah “ bagaimana memenuhi kenaikan permintaan terhadap produk dimasa yang akan datang
ü  Tahap pemecahan masalah
·        Identifikasih alternative keputusan yang tersedia sebagai bahan pertimbangan
-        Memperluas pabrik yang ada       a1
-        Membangun pabrik baru              a2
-        Sub kontrak                                 a3
·        Identifikasi terhadap kondisi dimasa mendatang
-        Permintaan tinggi                          S1
-        Permintaan sedang                       S2
-        Permintaan rendah                       S3
-        Gagal                                          S4
·        Membuat table hasil
·        Memilih penggunaan model sesuai dengan kondisi lingkungan yaitu kondisi lingkungan tidak pasti
ü  Pengambilan keputusan
·        Maximax  = 700 juta
·        Maximin   = - 150 Juta

                                                  Intan Situmorang